Tensi tinggi dan ginjal: mana yang lebih dulu?
Ringkasan
Keduanya bisa saling memicu. Tensi tinggi yang lama merusak pembuluh darah ginjal, dan ginjal yang rusak membuat tensi makin sulit turun. Menjaga tensi sesuai target adalah salah satu cara terpenting memperlambat kerusakan ginjal.
- Tensi tinggi merusak pembuluh darah ginjal.
- Ginjal yang rusak membuat tensi makin tinggi.
- Mengontrol tensi memperlambat kerusakan ginjal.

Ginjal dan tekanan darah saling terhubung. Ginjal ikut mengatur tekanan darah lewat cairan dan garam di tubuh.
Saat tensi merusak ginjal
Tekanan tinggi bertahun-tahun membuat pembuluh darah kecil di ginjal menebal dan menyempit, sehingga aliran darah dan kemampuan menyaring berkurang.
Saat ginjal membuat tensi naik
Ginjal yang sakit sulit membuang garam dan cairan, dan melepaskan hormon yang menaikkan tekanan darah. Akibatnya tensi bisa sulit dikendalikan meski sudah minum obat.
Yang bisa dilakukan
- Ukur tensi rutin dan catat hasilnya
- Minum obat tensi sesuai anjuran, jangan berhenti sendiri
- Kurangi garam
- Cek fungsi ginjal secara berkala
Pertanyaan terkait
Berapa banyak garam yang aman untuk ginjal?Apa itu penyakit ginjal kronis?Rujukan
- KDIGO CKD Work Group. KDIGO 2024 Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. Kidney Int. 2024;105(4S):S117-S314 Lihat sumber
Riwayat artikel
- Diterbitkan: 7 Oktober 2026
Artikel ini disusun Tim Redaksi Ginjalpedia dari pedoman klinis dan riset yang dikutip di bawah, dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.
Laporkan kesalahan di artikel ini