Tanya jawabHidup sehari-hari

Kenapa minum harus dibatasi saat cuci darah?

Ringkasan

Pada pasien cuci darah, ginjal hampir tidak bisa membuang cairan. Cairan yang diminum menumpuk di antara jadwal cuci darah dan bisa menyebabkan bengkak, tensi naik, dan sesak. Batas minum harian ditentukan dokter, biasanya dari jumlah kencing yang masih keluar.

  • Cairan menumpuk di antara jadwal cuci darah.
  • Kelebihan cairan bisa menyebabkan sesak.
  • Kuah, es, dan buah berair juga dihitung sebagai cairan.
Pasien menjalani cuci darah
Gambar: Anna Frodesiak, CC0

Bagi orang sehat, minum banyak dianjurkan. Bagi pasien cuci darah, aturannya berbalik.

Kenapa cairan menumpuk?

Ginjal yang gagal hanya mengeluarkan sedikit urine atau tidak sama sekali. Semua cairan yang masuk tertahan sampai jadwal cuci darah berikutnya.

Yang dihitung sebagai cairan

  • Air putih, teh, kopi, susu
  • Kuah sayur dan sup
  • Es batu dan es krim
  • Buah yang banyak airnya, seperti semangka

Tips menahan haus

  • Kurangi garam, karena garam membuat haus
  • Minum dari gelas kecil
  • Bagi jatah minum sepanjang hari

Kapan harus ke dokter?

  • Sesak napas atau tidak bisa berbaring datar
  • Bengkak bertambah cepat

Pertanyaan terkait

Apa itu cuci darah dan kapan dibutuhkan?Apakah minum banyak air bisa menurunkan kreatinin?

Rujukan

  1. KDIGO CKD Work Group. KDIGO 2024 Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. Kidney Int. 2024;105(4S):S117-S314 Lihat sumber

Riwayat artikel

  • Diterbitkan: 7 Oktober 2026

Artikel ini disusun Tim Redaksi Ginjalpedia dari pedoman klinis dan riset yang dikutip di bawah, dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.

Laporkan kesalahan di artikel ini