Tanya jawabPengobatan
Hemodialisis atau CAPD, apa bedanya?
Ringkasan
Hemodialisis menyaring darah dengan mesin di rumah sakit, biasanya dua sampai tiga kali seminggu. CAPD memakai selaput rongga perut sebagai penyaring dan dilakukan sendiri di rumah beberapa kali sehari. Pilihannya tergantung kondisi tubuh, jarak ke rumah sakit, dan kebiasaan sehari-hari.
- Hemodialisis: dengan mesin, di rumah sakit.
- CAPD: lewat rongga perut, di rumah, setiap hari.
- Keduanya sama-sama menggantikan sebagian tugas ginjal.

Keduanya membersihkan darah, tetapi caranya dan dampaknya ke rutinitas sangat berbeda.
Hemodialisis
- Darah dialirkan ke mesin penyaring lalu dikembalikan ke tubuh
- Butuh akses pembuluh darah, biasanya di lengan
- Dilakukan di unit cuci darah, beberapa jam setiap sesi
CAPD
- Cairan khusus dimasukkan ke rongga perut lewat selang, lalu diganti beberapa kali sehari
- Bisa dilakukan sendiri di rumah setelah dilatih
- Perlu menjaga kebersihan selang agar tidak infeksi
Bagaimana memilih?
Dokter dan pasien memutuskan bersama dengan mempertimbangkan kondisi jantung, riwayat operasi perut, jarak ke rumah sakit, pekerjaan, dan dukungan keluarga.
Pertanyaan terkait
Apa itu cuci darah dan kapan dibutuhkan?Kenapa minum harus dibatasi saat cuci darah?Rujukan
- KDIGO CKD Work Group. KDIGO 2024 Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. Kidney Int. 2024;105(4S):S117-S314 Lihat sumber
Riwayat artikel
- Diterbitkan: 7 Oktober 2026
Artikel ini disusun Tim Redaksi Ginjalpedia dari pedoman klinis dan riset yang dikutip di bawah, dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.
Laporkan kesalahan di artikel ini