Apakah kencing berbusa pasti sakit ginjal?
Ringkasan
Tidak. Kebanyakan busa muncul karena kencing deras atau urine pekat dan cepat hilang. Busa yang menetap hampir setiap kali kencing perlu dicek dengan tes urine, karena bisa menandakan protein di urine.
- Kebanyakan busa tidak berhubungan dengan ginjal.
- Busa yang menetap perlu dicek.
- Tes urine adalah cara memastikan.

Kencing berbusa sering membuat orang cemas. Kebanyakan busa tidak ada hubungannya dengan ginjal.
Busa yang biasanya tidak berbahaya
- Muncul sesekali dan cepat hilang
- Terjadi saat kencing deras atau kandung kemih sangat penuh
- Muncul saat urine pekat, misalnya pagi hari atau setelah kurang minum
Busa yang perlu diperiksa
Busa yang menetap lama hampir setiap kali kencing bisa menandakan protein di urine. Protein di urine adalah salah satu tanda awal kerusakan ginjal, terutama pada orang dengan diabetes atau hipertensi.
Cara memastikan
Satu-satunya cara memastikan adalah tes urine. Tes ini murah dan tersedia di laboratorium umum.
Kapan harus ke dokter?
- Busa menetap disertai bengkak
- Kamu punya diabetes atau hipertensi
Pertanyaan terkait
Kencing berbusa, kapan perlu khawatir?Apa itu penyakit ginjal kronis?Rujukan
- KDIGO CKD Work Group. KDIGO 2024 Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. Kidney Int. 2024;105(4S):S117-S314 Lihat sumber
Riwayat artikel
- Diterbitkan: 7 Oktober 2026
Artikel ini disusun Tim Redaksi Ginjalpedia dari pedoman klinis dan riset yang dikutip di bawah, dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.
Laporkan kesalahan di artikel ini