PanduanPedoman klinisDasar

Gula darah 2 jam dan TTGO: cara membaca hasilnya

Ringkasan

TTGO mengukur gula darah 2 jam setelah minum 75 gram glukosa. Menurut ADA, hasil di bawah 140 mg/dL normal, 140 sampai 199 mg/dL termasuk prediabetes, dan 200 mg/dL atau lebih masuk rentang diabetes. Gula darah 2 jam setelah makan biasa (2 jam PP) tidak termasuk kriteria diagnosis ADA, karena jumlah gula dari makanan tiap orang berbeda.

  • TTGO memakai beban 75 gram glukosa, jadi hasilnya bisa dibandingkan dengan batas diagnosis
  • 2 jam: di bawah 140 normal, 140 sampai 199 prediabetes, 200 mg/dL atau lebih diabetes
  • Gula darah 2 jam PP setelah makan biasa tidak dipakai sendirian untuk diagnosis
  • Makan karbohidrat seperti biasa 3 hari sebelum tes dan puasa minimal 8 jam
  • Saat hamil, batas TTGO lebih rendah: puasa 92, 1 jam 180, 2 jam 153 mg/dL
Petugas laboratorium mengambil darah dari pembuluh vena di lengan seorang pasien
Gambar: U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist 2nd Class Gabrielle Blake, Public domain

Di lembar hasil lab, angka “gula darah 2 jam” bisa berasal dari dua pemeriksaan yang berbeda. Yang pertama adalah tes toleransi glukosa oral (TTGO), yaitu gula darah 2 jam setelah minum larutan glukosa standar. Yang kedua adalah gula darah 2 jam setelah makan biasa, yang di Indonesia sering ditulis “GD 2 jam PP” (post prandial, artinya sesudah makan). Keduanya sering tertukar, padahal cara membacanya berbeda.

Apa itu TTGO

TTGO menguji seberapa cepat tubuh kamu membereskan gula setelah mendapat beban glukosa yang takarannya sama untuk semua orang. Menurut American Diabetes Association (ADA), tes ini dilakukan sesuai cara WHO: kamu minum larutan berisi setara 75 gram glukosa anhidrat yang dilarutkan dalam air, lalu gula darah plasma diukur 2 jam kemudian [1]. Karena bebannya seragam, hasilnya bisa dibandingkan dengan batas diagnosis.

Urutannya biasanya begini:

  1. Darah diambil saat kamu masih puasa. Hasil ini dibaca seperti gula darah puasa.
  2. Kamu minum larutan glukosa yang rasanya sangat manis.
  3. Kamu menunggu 2 jam di tempat, tanpa makan, tanpa minum selain air putih bila diizinkan petugas, dan sebaiknya duduk tenang. Aktivitas fisik, sakit, dan stres bisa mengubah kadar gula darah [1].
  4. Darah diambil lagi 2 jam setelah kamu minum larutan glukosa.

Cara membaca hasil TTGO

Untuk orang dewasa yang tidak hamil, ADA memakai batas gula darah 2 jam berikut [1]:

Kategorimg/dLmmol/L
Normaldi bawah 140di bawah 7,8
Toleransi glukosa terganggu (prediabetes)140 sampai 1997,8 sampai 11,0
Diabetes200 atau lebih11,1 atau lebih

Toleransi glukosa terganggu (TGT) adalah salah satu bentuk prediabetes. Satu hasil di rentang diabetes tanpa gejala gula tinggi yang jelas tetap perlu dikonfirmasi, misalnya dengan tes ulang atau dengan HbA1c [1]. Bandingkan juga dengan nilai rujukan yang tercetak di lembar hasil lab kamu.

TTGO lebih repot dari tes lain, tetapi ADA mencatat tes ini lebih peka untuk menemukan gangguan gula darah dibanding gula darah puasa atau HbA1c [1].

Bedanya dengan “2 jam PP” setelah makan biasa

Pada pemeriksaan 2 jam PP, kamu makan pagi atau siang seperti biasa, lalu darah diambil 2 jam kemudian. Masalahnya, isi piring tiap orang berbeda. Satu orang makan nasi dua piring, yang lain hanya roti dan telur. Jumlah gula yang masuk tidak sama, sehingga hasilnya tidak bisa diukur dengan batas TTGO di atas.

Kriteria diagnosis ADA hanya memakai gula darah 2 jam yang diukur dalam TTGO dengan beban 75 gram, ditambah gula darah puasa, HbA1c, dan gula darah sewaktu bila ada gejala khas [1]. Gula darah 2 jam setelah makan biasa tidak termasuk di dalamnya. Artinya, hasil 2 jam PP tidak dipakai sendirian untuk menyatakan seseorang diabetes atau prediabetes.

Tes 2 jam PP tetap punya kegunaan. Dokter bisa memakainya untuk memantau gula darah setelah makan pada orang yang sudah terdiagnosis diabetes. ADA juga menyarankan pengecekan gula 1 sampai 2 jam setelah makan untuk menyaring gula tinggi pada orang yang memakai obat kortikosteroid jangka panjang [1]. Kalau hasil 2 jam PP kamu tinggi, langkah berikutnya adalah tes yang standar, seperti gula darah puasa, HbA1c, atau TTGO, sesuai arahan dokter.

Persiapan sebelum TTGO

  • Makan karbohidrat seperti biasa selama 3 hari sebelumnya. ADA menyarankan pola makan campuran dengan setidaknya 150 gram karbohidrat per hari selama 3 hari sebelum tes [1]. Kalau kamu sengaja diet rendah karbohidrat menjelang tes, gula darah 2 jam bisa naik palsu dan hasilnya tampak seperti prediabetes atau diabetes padahal tidak [1].
  • Puasa minimal 8 jam. Puasa artinya tidak ada asupan kalori [1]. Air putih umumnya boleh. Panduan umum ada di puasa sebelum cek darah.
  • Datang dalam keadaan sehat. Kalau sedang demam atau sakit, sebaiknya tes ditunda, karena sakit dan stres bisa menaikkan gula darah [1].
  • Beri tahu dokter soal obat yang kamu pakai, terutama kortikosteroid.

Satu hal teknis ada di sisi lab: sampel darah untuk gula harus segera diproses. Kalau dibiarkan terlalu lama, sel darah terus memakai glukosa dan hasilnya jadi rendah palsu [1].

TTGO saat hamil

Pada kehamilan, TTGO dipakai untuk mencari diabetes gestasional, yaitu diabetes yang pertama kali muncul saat hamil. Cara yang disarankan ADA adalah TTGO 75 gram pada usia kehamilan 24 sampai 28 minggu, pagi hari setelah puasa minimal 8 jam, dengan pengambilan darah saat puasa, 1 jam, dan 2 jam [1]. Batasnya lebih rendah dari batas untuk orang tidak hamil: diabetes gestasional ditegakkan bila salah satu nilai mencapai puasa 92 mg/dL, 1 jam 180 mg/dL, atau 2 jam 153 mg/dL [1]. Ada juga cara dua tahap yang dipakai sebagian dokter kandungan. Ikuti cara yang dipilih dokter atau bidan kamu.

Kapan diulang

Kalau hasil normal, ADA menyarankan pemeriksaan ulang setidaknya tiap 3 tahun, dan lebih cepat bila muncul gejala atau risiko berubah, misalnya berat badan naik [1]. Kalau kamu masuk rentang prediabetes, pemeriksaan sebaiknya diulang tiap tahun [1]. Gula darah tinggi yang dibiarkan lama bisa merusak ginjal. Penjelasannya ada di bagaimana diabetes merusak ginjal.

Kapan harus ke dokter?

  • Gula darah 2 jam 200 mg/dL atau lebih yang belum pernah dibahas dengan dokter
  • Gula darah tinggi disertai sering haus, sering kencing, atau berat badan turun tanpa sebab
  • Mual, muntah hebat, napas cepat, atau lemas berat saat gula darah tinggi: segera ke IGD
  • Sedang hamil dan salah satu nilai TTGO mencapai batas diabetes gestasional

Pertanyaan terkait

Gula darah puasa: nilai normal, prediabetes, dan diabetesPrediabetes: arti hasil gula darah yang di tengah-tengahHbA1c: arti angka dan target untuk penderita diabetesGula darah sewaktu: kapan hasilnya berarti diabetes

Rujukan

  1. American Diabetes Association Professional Practice Committee. 2. Diagnosis and Classification of Diabetes: Standards of Care in Diabetes-2026. Diabetes Care. 2026;49(Suppl 1):S27-S49 Lihat sumber

Riwayat artikel

  • Diterbitkan: 7 Oktober 2026

Artikel ini disusun Tim Redaksi Ginjalpedia dari pedoman klinis dan riset yang dikutip di bawah, dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.

Laporkan kesalahan di artikel ini