Leukosit dan nitrit di urine: tanda infeksi saluran kemih?
Ringkasan
Leukosit esterase positif berarti ada sel darah putih di urine, dan nitrit positif berarti ada bakteri pengubah nitrat. Keduanya mendukung infeksi saluran kemih bila kamu punya keluhan seperti perih dan sering kencing. Tanpa keluhan, bakteri di urine umumnya tidak perlu diobati, kecuali saat hamil atau sebelum tindakan urologi.
- Nitrit positif cukup meyakinkan, nitrit negatif belum menyingkirkan infeksi
- Leukosit esterase peka tetapi bisa positif karena peradangan lain atau sampel tercemar
- Epitel gepeng yang banyak menandakan sampel tercemar, ulangi dengan urine porsi tengah
- Bakteri di urine tanpa keluhan umumnya tidak diobati, kecuali saat hamil atau sebelum tindakan urologi
- Kultur urine dianjurkan pada ISK berulang, laki-laki, dan keluhan tidak khas

Dua baris di hasil urine lengkap sering dikaitkan dengan infeksi saluran kemih (ISK): leukosit esterase dan nitrit. Hasil positif memang bisa menandakan infeksi. Tetapi lab tidak bisa memutuskan sendiri apakah kamu perlu antibiotik. Keluhan yang kamu rasakan sama pentingnya dengan angka di kertas.
Apa arti leukosit esterase
Leukosit esterase adalah enzim dari sel darah putih. Bila strip positif, berarti ada sel darah putih di urine, yang sering terjadi karena peradangan atau infeksi [1]. Tes ini cukup peka, dengan sensitivitas 72 sampai 97 persen [1]. Di bagian mikroskop, sel darah putih normalnya kurang dari 2 per lapang pandang besar (LPB) pada laki-laki dan kurang dari 5 per LPB pada perempuan [1]. Leukosit di urine berbeda dengan leukosit di darah, jadi jangan dicampur saat membaca hasil.
Apa arti nitrit
Banyak bakteri penyebab ISK mengubah nitrat dari makanan menjadi nitrit. Nitrit positif menunjukkan ada bakteri jenis ini dalam jumlah cukup banyak, lebih dari 10.000 per mL [1]. Tes ini jarang positif palsu, spesifisitasnya 92 sampai 100 persen, tetapi sering negatif walau ada infeksi, sensitivitasnya hanya 19 sampai 48 persen [1]. Nitrit bisa negatif bila kuman penyebabnya tidak mengubah nitrat atau bila makananmu rendah nitrat [1]. Jadi nitrit positif cukup meyakinkan, sedangkan nitrit negatif belum menyingkirkan infeksi.
| Leukosit esterase | Nitrit | Gambaran umum |
|---|---|---|
| Negatif | Negatif | Infeksi kurang mungkin, tetapi keluhan tetap menentukan |
| Positif | Negatif | Bisa infeksi, bisa juga peradangan lain atau sampel tercemar |
| Negatif atau positif | Positif | Ada bakteri pengubah nitrat, mendukung infeksi bila ada keluhan |
Tabel ini hanya panduan kasar berdasarkan akurasi tes di atas [1]. Bandingkan juga dengan nilai rujukan di lembar lab kamu sendiri.
Sampel tercemar
Hasil leukosit dan bakteri yang tinggi sering berasal dari cara menampung. Sel epitel gepeng (skuamosa) yang banyak di bagian mikroskop menandakan urine tercemar kulit atau cairan vagina [1]. Pencemaran juga bisa membuat nitrit positif palsu [1]. Vitamin C dosis tinggi bisa membuat leukosit esterase dan nitrit negatif palsu [1]. Bila sampel tampak tercemar, minta ulang dengan urine porsi tengah yang ditampung bersih.
Bakteri di urine tanpa keluhan
Kadang bakteri ditemukan pada orang yang sama sekali tidak bergejala. Ini disebut bakteriuria asimtomatik. Menurut pedoman Infectious Diseases Society of America (IDSA) 2019, definisinya adalah 100.000 koloni bakteri per mL atau lebih pada urine tanpa keluhan ISK. Pada perempuan perlu 2 sampel berturut-turut, pada laki-laki cukup 1 sampel [2]. Kondisi ini cukup umum: 1 sampai 5 persen perempuan sehat sebelum menopause dan 2,8 sampai 8,6 persen perempuan setelah menopause [2].
IDSA menyarankan bakteriuria asimtomatik umumnya tidak diperiksa dan tidak diobati, misalnya pada perempuan sehat yang tidak hamil, orang dengan diabetes, lansia, pemakai kateter, dan orang dengan cedera tulang belakang [2]. Adanya leukosit di urine saja juga belum menjadi alasan untuk antibiotik [2]. Antibiotik yang tidak perlu ikut mendorong munculnya kuman kebal obat [2]. Pada lansia yang bingung atau jatuh tanpa keluhan kencing atau tanda infeksi lain, IDSA menyarankan dokter mencari penyebab lain dan mengamati dengan cermat sebelum memutuskan antibiotik [2].
Ada dua pengecualian penting. Ibu hamil dianjurkan diperiksa dan diobati bila ditemukan bakteriuria, begitu juga orang yang akan menjalani tindakan teropong saluran kemih yang bisa melukai selaput lendir [2].
Keluhan yang penting
Pada ISK bawah (kandung kemih), keluhan khasnya adalah sering kencing, tidak bisa menahan kencing, nyeri atau perih saat kencing, sering bangun malam untuk kencing, dan nyeri di atas tulang kemaluan, tanpa keputihan [3]. Pada perempuan dengan keluhan khas ini, diagnosis sering cukup dari gejala [3].
Kultur urine, yaitu menumbuhkan kuman dari sampel untuk tahu jenis dan obat yang cocok, dianjurkan pada ISK berulang, pengobatan pertama gagal, riwayat kuman kebal obat, keluhan tidak khas, perempuan usia 65 tahun ke atas, dan semua laki-laki dengan keluhan ISK [3].
Infeksi bisa naik ke ginjal (pielonefritis). Nyeri dan nyeri tekan di pinggang bersama leukosit di urine sangat mengarah ke kondisi ini, sering disertai demam, menggigil, mual, dan muntah [4]. Keluhan kencing bisa tidak ada pada sampai 20 persen pasien [4]. Pielonefritis saat hamil berisiko tinggi dan perlu dirawat di rumah sakit [4]. Darah di urine yang menyertai infeksi dibahas di darah dalam urine. Infeksi yang berulang disertai nyeri pinggang hebat juga bisa berkaitan dengan batu ginjal.
Kapan harus ke dokter?
- Demam, menggigil, dan nyeri di pinggang
- Mual atau muntah sampai tidak bisa minum
- Keluhan kencing saat hamil
- Lemas berat, bingung, atau tekanan darah turun saat ada infeksi
- Keluhan tidak membaik dalam 48 sampai 72 jam pengobatan
Pertanyaan terkait
Urine lengkap (urinalisis): cara membaca hasilnyaDarah dalam urine (hematuria): arti hasil eritrosit urineLeukosit tinggi dan rendah: arti hasil sel darah putihApa itu batu ginjal dan kenapa bisa terbentuk?Rujukan
- Simerville JA, Maxted WC, Pahira JJ. Urinalysis: a comprehensive review. Am Fam Physician. 2005;71(6):1153-1162. PMID 15791892 Lihat sumber
- Nicolle LE, Gupta K, Bradley SF, et al. Clinical Practice Guideline for the Management of Asymptomatic Bacteriuria: 2019 Update by the Infectious Diseases Society of America. Clin Infect Dis. 2019;68(10):e83-e110. PMID 30895288 Lihat sumber
- Kurotschka PK, Gágyor I, Ebell MH. Acute Uncomplicated UTIs in Adults: Rapid Evidence Review. Am Fam Physician. 2024;109(2):167-174. PMID 38393801 Lihat sumber
- Herness J, Buttolph A, Hammer NC. Acute Pyelonephritis in Adults: Rapid Evidence Review. Am Fam Physician. 2020;102(3):173-180. PMID 32735433 Lihat sumber
Riwayat artikel
- Diterbitkan: 7 Oktober 2026
Artikel ini disusun Tim Redaksi Ginjalpedia dari pedoman klinis dan riset yang dikutip di bawah, dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.
Laporkan kesalahan di artikel ini