SGOT dan SGPT: arti hasil tes fungsi hati
Ringkasan
SGOT (AST) dan SGPT (ALT) adalah enzim yang bocor ke darah saat sel hati teriritasi. SGPT lebih spesifik untuk hati, SGOT juga berasal dari otot dan jantung. Pedoman ACG menyebut batas atas ALT orang sehat sekitar 29 sampai 33 IU/L untuk laki laki dan 19 sampai 25 IU/L untuk perempuan.
- SGOT sama dengan AST, SGPT sama dengan ALT
- SGPT lebih spesifik untuk hati, SGOT juga dari otot
- Batas sehat ALT menurut ACG: 29 sampai 33 IU/L (laki laki), 19 sampai 25 IU/L (perempuan)
- Kenaikan dinilai dari berapa kali lipat batas atas normal
- Rasio SGOT:SGPT 2:1 atau lebih mengarah ke alkohol

SGOT dan SGPT adalah dua pemeriksaan yang hampir selalu ada di paket medical check-up. Keduanya sering disebut “tes fungsi hati”, padahal yang diukur adalah enzim yang bocor dari sel hati saat sel itu teriritasi atau rusak. Pedoman American College of Gastroenterology (ACG) karena itu menyarankan istilah “kimia hati” atau “tes hati” [1].
Apa itu SGOT dan SGPT
SGOT dan SGPT adalah nama lama. Di lembar lab modern namanya sering sudah diganti:
- SGOT = AST (aspartat aminotransferase). Enzim ini ada di hati, tetapi juga di otot jantung, otot rangka, ginjal, otak dan sel darah merah [1].
- SGPT = ALT (alanin aminotransferase). Enzim ini terutama ada di hati, sehingga lebih spesifik untuk menilai sel hati [1].
Karena AST juga keluar dari otot, AST yang naik sendirian belum tentu masalah hati. ALT yang naik lebih mengarah ke hati.
Nilai normal
Batas atas normal (ULN, upper limit of normal) berbeda antarlab. Pedoman ACG 2017 menyebut batas ALT yang benar benar sehat lebih rendah dari yang dipakai banyak lab:
| Kelompok | Batas atas ALT (SGPT) orang sehat menurut ACG |
|---|---|
| Laki laki | 29 sampai 33 IU/L [1] |
| Perempuan | 19 sampai 25 IU/L [1] |
ACG menyarankan nilai di atas batas ini dievaluasi lebih lanjut, karena ALT yang tinggi berkaitan dengan risiko kematian akibat penyakit hati yang lebih tinggi [1]. Tetap bandingkan hasilmu dengan rentang di lembar lab sendiri, lalu diskusikan dengan dokter bila ada selisih.
Seberapa tinggi: derajat kenaikan
ACG mengelompokkan kenaikan berdasarkan berapa kali lipat dari batas atas normal. Derajat ini membantu dokter memilih pemeriksaan berikutnya [1]:
| Derajat | Kenaikan ALT atau AST |
|---|---|
| Batas (borderline) | Kurang dari 2 kali ULN |
| Ringan | 2 sampai 5 kali ULN |
| Sedang | 5 sampai 15 kali ULN |
| Berat | Lebih dari 15 kali ULN |
| Masif | ALT lebih dari 10.000 IU/L |
Contoh: kalau batas atas ALT di lab kamu 40 IU/L dan hasilmu 90 IU/L, itu sekitar 2,25 kali, masuk derajat ringan. Kenaikan ringan paling sering ditemukan saat medical check-up, dan penyebab tersering serta langkah lanjutnya dibahas di SGPT tinggi: penyebab tersering.
Rasio SGOT banding SGPT
Dokter juga melihat perbandingan AST dengan ALT. Rasio AST:ALT 2:1 atau lebih mengarah ke penyakit hati terkait alkohol [1]. Pada perlemakan hati (dulu NAFLD, kini disebut MASLD), ALT biasanya lebih tinggi dari AST [1]. Rasio ini hanya petunjuk awal, dan tidak bisa dipakai untuk menegakkan diagnosis sendiri.
Arti kadar rendah
SGOT atau SGPT di bawah rentang lab umumnya tidak dianggap masalah dan tidak perlu dikejar.
Tes lain di panel hati
SGOT dan SGPT biasanya dibaca bersama beberapa tes lain [1]:
- Bilirubin: pigmen kuning sisa pemecahan sel darah merah. Kalau tinggi bisa membuat kulit dan mata kuning. Bilirubin tidak langsung yang naik sendirian sering karena sindrom Gilbert, kondisi bawaan yang ringan. Bilirubin langsung yang naik mengarah ke gangguan sel hati atau sumbatan saluran empedu.
- ALP (alkali fosfatase): naik bila aliran empedu terganggu. ALP juga berasal dari tulang, sehingga dokter sering memeriksa GGT untuk memastikan ALP yang tinggi memang berasal dari hati.
- Albumin dan waktu protrombin (PT/INR): menggambarkan kemampuan hati membuat protein. Dua tes inilah yang lebih tepat disebut menilai fungsi hati.
Pola kenaikannya juga bermakna. Bila AST dan ALT naik jauh lebih menonjol dibanding ALP, dokter menyebutnya pola hepatoseluler (sel hati). Bila ALP yang lebih menonjol, polanya kolestatik (aliran empedu) [1].
Persiapan sebelum tes
SGOT dan SGPT tidak memerlukan puasa khusus, tetapi sering diambil bersama tes yang memerlukan puasa. Cek puasa sebelum cek darah. Hindari olahraga berat sehari sebelumnya bila memungkinkan, karena otot yang bekerja keras bisa menaikkan AST [1]. Sebutkan semua obat, jamu dan suplemen yang kamu minum.
Kenapa nilai rujukan bisa beda
Batas atas normal tiap lab diambil dari populasi rujukan masing masing, dan populasi itu bisa saja berisi orang dengan perlemakan hati yang belum terdeteksi. Itulah alasan ACG mengusulkan batas ALT yang lebih rendah [1]. Selain itu alat, suhu pemeriksaan dan jenis kelamin juga memengaruhi angka. Perlemakan hati sendiri sangat umum: di Asia, sekitar 3 dari 10 orang dewasa diperkirakan mengalaminya [2]. Ginjal juga punya hubungan dengan hati, misalnya beberapa obat antinyeri perlu diwaspadai untuk keduanya.
Kapan harus ke dokter?
- Kulit atau bagian putih mata menguning
- SGOT atau SGPT lebih dari 15 kali batas atas normal
- Urine berwarna gelap seperti teh disertai tinja pucat
- Mudah memar, bingung atau sangat mengantuk disertai hasil hati yang tinggi
- Nyeri perut kanan atas yang hebat
Pertanyaan terkait
SGPT tinggi: penyebab tersering dan langkah selanjutnyaCara membaca hasil lab: nilai rujukan, tanda H dan L, dan satuanPerlu puasa sebelum cek darah? Pemeriksaan yang wajib puasaRujukan
- Kwo PY, Cohen SM, Lim JK. ACG Clinical Guideline: Evaluation of Abnormal Liver Chemistries. Am J Gastroenterol. 2017;112(1):18-35 Lihat sumber
- Li J, Zou B, Yeo YH, et al. Prevalence, incidence, and outcome of non-alcoholic fatty liver disease in Asia, 1999-2019: a systematic review and meta-analysis. Lancet Gastroenterol Hepatol. 2019;4(5):389-398 Lihat sumber
Riwayat artikel
- Diterbitkan: 7 Oktober 2026
Artikel ini disusun Tim Redaksi Ginjalpedia dari pedoman klinis dan riset yang dikutip di bawah, dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.
Laporkan kesalahan di artikel ini