Keton urine positif: penyebab dan kapan berbahaya
Ringkasan
Keton urine positif berarti tubuh sedang membakar lemak sebagai sumber tenaga. Pada orang tanpa diabetes, penyebab tersering adalah puasa, diet rendah karbohidrat, muntah, atau kehamilan, dan biasanya tidak berbahaya. Pada orang dengan diabetes, keton disertai mual, muntah, nyeri perut, atau napas cepat bisa menandakan ketoasidosis diabetik yang perlu ditangani segera.
- Puasa, diet keto, muntah, dan kehamilan sering membuat keton urine positif
- Penyebab tersering keton yang berarti adalah diabetes yang tidak terkontrol
- KAD ditetapkan dari gula darah atau riwayat diabetes, kadar keton, dan asam darah
- Strip urine tidak mengukur beta-hidroksibutirat, dokter lebih memilih tes keton darah
- Obat SGLT2 inhibitor bisa memicu KAD walau gula darah tidak terlalu tinggi

Keton adalah zat yang dibuat hati saat tubuh membakar lemak sebagai sumber tenaga. Ini terjadi bila tubuh kekurangan gula untuk dipakai, misalnya karena tidak makan, atau bila insulin kurang sehingga gula tidak bisa masuk ke sel. Sebagian keton keluar lewat urine dan terbaca di strip urine lengkap. Hasil keton positif sering tidak berbahaya. Pada orang dengan diabetes, hasil yang sama bisa menjadi tanda awal keadaan gawat.
Cara membaca hasilnya
Strip urine memakai reaksi dengan natrium nitroprusida dan berubah warna bila ada keton [1]. Hasil ditulis negatif, trace, atau +1 sampai +3 atau +4, tergantung merek strip. Bandingkan dengan nilai rujukan di lembar lab kamu sendiri. Strip urine tidak mengukur beta-hidroksibutirat, jenis keton yang paling banyak saat kondisi gawat pada diabetes. Karena itu dokter di rumah sakit lebih memilih mengukur beta-hidroksibutirat langsung di darah [2][3].
Penyebab yang umumnya tidak berbahaya
Pada orang tanpa diabetes, keton urine paling sering muncul karena tubuh sedang memakai lemak sebagai bahan bakar [1]:
- Puasa atau tidak makan cukup lama. Termasuk bila kamu periksa urine pagi setelah puasa panjang.
- Diet sangat rendah karbohidrat, seperti diet keto. Pada diet ini keton urine positif memang terjadi.
- Muntah yang membuat kamu tidak bisa makan, sehingga tubuh dalam keadaan seperti puasa.
- Kehamilan [1].
Pada keadaan ini, keton biasanya hilang setelah kamu kembali makan dan minum cukup.
Keton saat mual muntah berat di kehamilan
Pada hiperemesis gravidarum, yaitu mual muntah berat saat hamil, keton urine sering diperiksa. Sebuah penelitian pada 215 ibu hamil yang dirawat karena kondisi ini di Belanda menemukan bahwa banyaknya keton urine tidak berhubungan dengan beratnya mual muntah, kualitas hidup, turunnya berat badan, atau kebutuhan dirawat ulang [4]. Jadi angka keton tidak menggambarkan seberapa berat kondisinya. Yang lebih penting adalah apakah ibu masih bisa makan dan minum, berat badannya, dan tanda kurang cairan. Ibu hamil yang muntah terus sampai tidak bisa minum perlu diperiksa dokter, apa pun hasil ketonnya.
Kapan keton berbahaya: ketoasidosis diabetik
Pada orang dengan diabetes, terutama diabetes tipe 1, keton bisa menumpuk sangat banyak karena insulin kurang. Darah menjadi asam. Keadaan ini disebut ketoasidosis diabetik (KAD), keadaan gawat darurat yang perlu ditangani di rumah sakit [2]. Penyebab tersering keton urine yang berarti adalah diabetes yang tidak terkontrol [1].
Konsensus American Diabetes Association dan beberapa perhimpunan diabetes lain tahun 2024 menetapkan KAD bila ada tiga hal sekaligus [2][3]:
| Unsur | Kriteria |
|---|---|
| Diabetes atau gula darah tinggi | Gula darah 200 mg/dL atau lebih, atau sudah pernah didiagnosis diabetes |
| Keton | Beta-hidroksibutirat darah 3,0 mmol/L atau lebih, atau keton urine +2 atau lebih |
| Asam darah | pH darah di bawah 7,3, bikarbonat di bawah 18 mmol/L, atau keduanya |
Pemeriksaan pH darah dan bikarbonat hanya bisa dilakukan di fasilitas kesehatan. Keton urine positif saja belum berarti KAD. Pada orang dengan diabetes, keton positif disertai keluhan adalah alasan untuk segera ke IGD.
Keluhan KAD antara lain sering kencing dan sangat haus, mual dan muntah, nyeri perut, lemas, napas cepat dan dalam, sampai mengantuk atau bingung [2].
KAD dengan gula darah yang tidak terlalu tinggi
Dulu KAD dianggap selalu disertai gula darah yang sangat tinggi. Konsensus 2024 menurunkan batas gula darah menjadi 200 mg/dL atau riwayat diabetes, karena KAD dengan gula darah yang hampir normal (KAD euglikemik) makin sering ditemukan [3]. Kondisi ini terutama dikaitkan dengan obat golongan SGLT2 inhibitor, pada diabetes tipe 2 maupun tipe 1 [2][3]. Obat ini juga membuat glukosa urine positif. Bila kamu minum obat ini lalu muntah, tidak bisa makan, atau merasa sangat lemas, jangan merasa aman hanya karena gula darah di glukometer tidak terlalu tinggi. Periksakan diri dan sebutkan obatmu. Jangan menghentikan atau mengubah obat sendiri tanpa bicara dengan dokter.
Yang bisa kamu lakukan
Bila keton urine positif dari medical check-up dan kamu tidak punya diabetes, ingat lagi apakah kamu sedang puasa, diet rendah karbohidrat, atau baru muntah. Bila ya dan kamu merasa sehat, hasil ini biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Bila keton positif bersamaan dengan glukosa urine positif, periksakan gula darah dan HbA1c. Penjelasan baris lain di urine ada di berat jenis dan pH urine.
Kapan harus ke dokter?
- Keton urine positif pada orang dengan diabetes disertai mual, muntah, atau nyeri perut
- Napas cepat dan dalam, sangat lemas, mengantuk, atau bingung
- Gula darah 200 mg/dL atau lebih disertai keton urine +2 atau lebih
- Minum obat SGLT2 inhibitor lalu muntah atau tidak bisa makan
- Ibu hamil yang muntah terus sampai tidak bisa minum
Pertanyaan terkait
Glukosa urine positif: apakah pasti diabetes?Urine lengkap (urinalisis): cara membaca hasilnyaHbA1c: arti angka dan target untuk penderita diabetesGula darah sewaktu: kapan hasilnya berarti diabetesRujukan
- Simerville JA, Maxted WC, Pahira JJ. Urinalysis: a comprehensive review. Am Fam Physician. 2005;71(6):1153-1162. PMID 15791892 Lihat sumber
- Umpierrez GE, Davis GM, ElSayed NA, et al. Hyperglycemic Crises in Adults With Diabetes: A Consensus Report. Diabetes Care. 2024;47(8):1257-1275. PMID 39052901 Lihat sumber
- Rodriguez Alvarez P, San Martin VT, Morey-Vargas OL. Hyperglycemic crises in adults: A look at the 2024 consensus report. Cleve Clin J Med. 2025;92(3):152-158. PMID 40032308 Lihat sumber
- Koot MH, Grooten IJ, van der Post JAM, et al. Ketonuria is not associated with hyperemesis gravidarum disease severity. Eur J Obstet Gynecol Reprod Biol. 2020;254:315-320. PMID 33045502 Lihat sumber
Riwayat artikel
- Diterbitkan: 7 Oktober 2026
Artikel ini disusun Tim Redaksi Ginjalpedia dari pedoman klinis dan riset yang dikutip di bawah, dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter.
Laporkan kesalahan di artikel ini